Tim kami bekerja selama bertahun -tahun untuk menciptakan pengalaman AI yang lengkap - tetapi kami tahu sesuatu yang penting masih hilang: pengakuan wajah.
Dengan mengintegrasikan alat yang kuat ini, AI kami dapat memperkirakan usia pengguna, mendeteksi jarak mereka dari kamera, dan mengenali lingkungan mereka.
Itu bisa membaca ekspresi, Lacak gerakan tubuh sederhana seperti gelombang, anggukan, atau bahkan arah sekilas.
Saat itulah kami menyadari bahwa kami siap membangun antarmuka AI pertama yang dapat memahami pengguna tidak hanya melalui kata -kata, tetapi juga melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuh.